KKG MI Kota Lhokseumawe Gelar Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MIN 3 Kota Lhokseumawe

Lhokseumawe — Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di MIN 3 Kota Lhokseumawe.

Kegiatan Bimtek ini diikuti oleh para guru dari tiga madrasah, yaitu MIN 3 Kota Lhokseumawe, MIN 4 Kota Lhokseumawe, dan MIS Keude Aceh. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran di madrasah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe Samsani SPd. Kehadiran pengawas madrasah diharapkan dapat memberikan dukungan dan penguatan kepada para guru dalam mengimplementasikan kebijakan dan program pembelajaran di lingkungan madrasah.

Bertindak sebagai pemateri dalam kegiatan Bimtek, Koordinator Kurikulum MIN 3 Kota Lhokseumawe Samsul Bahri SPdI Dalam penyampaian materinya, peserta mendapatkan pemahaman mengenai Kurikulum Berbasis Cinta serta pentingnya menghadirkan nilai-nilai cinta, kepedulian, keteladanan, dan pembentukan karakter dalam proses pendidikan.

Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu membangun karakter peserta didik melalui lingkungan pendidikan yang humanis, positif, dan penuh kasih sayang.

Melalui kegiatan ini, KKG MI Kota Lhokseumawe terus mendorong peningkatan profesionalisme guru serta memperkuat kolaborasi antarmadrasah. Dengan adanya kegiatan berbagi pengetahuan dan pengalaman seperti ini, diharapkan para guru semakin siap menerapkan pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Kegiatan Bimtek berlangsung dalam suasana penuh antusias dan kebersamaan. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan aktif sebagai bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Kota Lhokseumawe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *