Dalam rangka hari terakhir pembelajaran di Bulan Ramadhan 1447 H, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan Tausiyah Singkat dan Santunan Anak Yatim/Piatu bersama Tgk. Muzakkir Walad SPdI di halaman madrasah pada hari Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam tausiahnya, Muzakkir Walad menyampaikan “Berdasarkan hadits Rasulullah SAW, Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Yang mana maksud dari hadits ini menegaskan kepada kita semua bahwa ukuran kemuliaan tidak semata diukur dengan banyaknya ibadah, tetapi juga pada sejauh mana kita bisa berguna kepada sesama, seperti dengan meringankan beban orang lain, menyambung silaturahmi, menebar salam, memberi pertolongan, dan menjadi penyejuk di tengah lingkungan yang panas oleh masalah,”ujar Muzakkir.

Muzakkir Walad juga menambahkan tidak hanya itu, menjadi orang yang berguna kepada orang lain juga bisa dengan menggunakan apa yang Allah SWT titipkan kepada kita, seperti menyedekahkan sebagian dari kekayaan, menggunakan jabatan untuk memudahkan urusan orang lain, hingga menyebarkan ilmu pengetahuan.
Setelah penyampaian tausiyah, dilanjutkan dengan penyerahan santunan anak yatim, piatu, dan fakir yang diserahkan langsung oleh kepala madrasah. Sebanyak 15 siswa yatim, 2 siswa piatu, dan 5 siswa fakir MIN 3 Kota Lhokseumawe yang menerima bantuan tersebut.

Selanjutnya selesai pemberian santunan anak yatim/piatu dilanjutkan dengan kegiatan penutup yaitu pemeberian hadiah untuk siswa dan siswi yang selalu hadir atau tidak pernah libur disaat pembelajaran Ramadhan, serta diakhiri dengan kegiatan bersalam-salaman antara dewan guru dan siswa/i.

Kepala MIN 3 Kota Lhokseumawe, Asnita MPd menyampaikan “Terima kasih kepada dewan guru dan tenaga kependidikan yang sudah bisa bersama-sama dengan siswa mengikuti kegiatan ini dalam mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H yang penuh berkah dengan penuh kebersamaan dan persaudaraan,”ujar Asnita.

“Saya juga mengucapkan terima kasih sekali lagi yang sebesar-besarnya kepada dewan guru dan tenaga kependidikan atas keikhlasan anda dalam berbagi untuk anak yatim, piatu, dan fakir, semoga Allah membalasnya dengan kesehatan, kebahagiaan, dan rezeki yang tidak terputus,”lanjut Asnita.
Selanjutnya Asnita mengharapkan kepada siswa dan siswi dengan berakhirnya kegiatan pembelajaran Kurikulum Ramadhan di madrasah, siswa dan siswi bisa mengisi ibadah puasa dengan berbagai kegiatan yang religious di luar madrasah.
Dokumentasi :





