Lhokseumawe — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Lhokseumawe resmi melaksanakan Asesmen Madrasah Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 4 hingga 8 Mei 2026. Ujian asesmen madrasah ini bertujuan untuk menilai kompetensi siswa, serta mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi pelajaran yang telah dipelajari selama enam tahun di Madrasah Ibtidaiyah. Melalui ujian ini, diharapkan dapat diketahui kekuatan dan kelemahan peserta didik, sehingga menjadi dasar penting untuk peningkatan kualitas pendidikan ke depannya.

Pelaksanaan asesmen madrasah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Kota Lhokseumawe menggunakan teknologi berbasis digital. Asesmen dilaksanakan menggunakan perangkat handphone atau laptop melalui platform Google Form sebagai bagian dari upaya integrasi teknologi dalam sistem evaluasi pembelajaran.
Siswa kelas VI yang berjumlah 109 orang terlihat antusias mengikuti asesmen madrasah tersebut. Mereka tampak lebih semangat dan percaya diri dalam mengerjakan soal melalui perangkat masing-masing. Selain lebih praktis, penggunaan teknologi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sebagai bentuk dukungan dan pengawasan, Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Lhokseumawe Ruslan, SAg MPd turut didampingi Kepala MIN 3 Kota Lhokseumawe Asnita, MPd melakukan peninjauan Monitoring dan Evaluasi (Monev) langsung proses pelaksanaan ujian asesmen madrasah di MIN 3 Kota Lhokseumawe.

Kunjungan peninjauan monitrong dan evaluasi ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan asesmen madrasah berjalan tertib, lancar, serta sesuai dengan prosedur dan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, monitoring juga menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan madrasah dalam menyelenggarakan asesmen secara profesional dan akuntabel.
